0

ANALISIS WEBSITE BELANJASEPATU.COM (Bagian Ketiga-End)

Posted by sulmam07 on 26 June 2010 in Academic |
•   Recognition rather than recall : Membuat objek, aksi, dan pilihan yang ada visible (jelas).
Pengenalan produk sangat baik, namun, pada katalog, tidak diperlihatkan harga barang. Untuk melihat harga, pengguna harus mengklik kategorinya.
•    Flexibility and efficiency of use : Permudah pengguna untuk melakukan kegiatannya dengan lebih cepat.
Tidak ada fungsi search pada web ini yang dapat mempermudah dan mempercepat pengguna dalam mencapai tujuan kegiatan pada web ini. Where am i tidak terlalu jelas. Jelas hanya pada menu tertentu saja (store, reseller, catalog). Website ini kurang efisien karena untuk melihat harga, pengguna perlu mengklik kategorinya terlebih dahulu. Produk yang ditampilkan juga tidak banyak dan lama diupdate, tidak sesuai dengan menu yang disediakan. Gambar terlalu memakan tempat pada beberapa page.
•    Aesthetic and minimalist design : Dialog seharusnya tidak mengandung informasi yang tidak relevan atau tidak terlalu diperlukan.
Dalam website http://belanjasepatu.com, design sudah minimalis, namun kurang terstruktur. Sebaiknya kategori accessories dan bags dibuat terpisah. Menu onsale selalu berwarna merah setelah di klik meskipun sudah tidak berada pada page dalam menu tersebut. Pada catalog bags, sebaiknya barang yang telah sold out, tidak perlu ditampilkan.
•    Help users recognize, diagnose, and recover from errors : Pesan kesalahan harus dijelaskan dalam bahasa yang jelas, menjelaskan masalah dan memberikan solusi.
Tidak ada dalam web ini karena input pengguna terbatas.
•    Help and documentation : Sistem menyediakan bantuan dan dokumentasi yang berisi informasi tentang penggunaan system.
Ada customer review yang merupakan pendapat dari customer pada tampilan home dan menu reseller bagi pengguna yang berminat untuk menjual kembali produk mereka. Prestasi toko shoefetish pada web http://belanjasepatu.com/ juga disediakan di menu news.

0

ANALISIS WEBSITE BELANJASEPATU.COM (Bagian Kedua)

Posted by sulmam07 on 26 June 2010 in Academic |

Untuk menganalisis situs http://belanjasepatu.com/ ini, kita lihat evaluasi heuristik nielsen. Menurut Nielsen, ada sepuluh prinsip heuristik yang dapat digunakan, yaitu :

•    Visibility of system status : Sistem harus dapat menginformasikan kepada pengguna tentang apa yang terjadi pada system.

Berdasarkan nama situs http://belanjasepatu.com/, langsung terlihat bahwa web ini termasuk model bisnis internet virtual storefront yang bertujuan untuk menjual barang fisikal secara langsung ke konsumen atau bisnis perorangan.

•    Match between system and the real world :Sistem harus ‘berbicara’ dalam bahasa yang biasa digunakan oleh pengguna. Kata, frasa, dan istilah yang digunakan mengikuti kebiasaan yang ada.

•    Consistency and standards : Pengguna tidak harus berpikir apakah kata, situasi, dan aksi yang berbeda ternyata memiliki arti yang sama.

Bahasa yang digunakan tidak konsisten, antara tampilan satu dengan yang lain berbeda. Antara menu dan isi pun begitu.

•    User control and freedom : Pengguna kadang memilih pilihan yang salah dan memerlukan opsi ‘emergency exit’. Pengguna dapat keluar dari keadaan akibat pilihan yang salah tersebut tanpa perlu melewati kegiatan tambahan lainnya.

Apabila pengguna melihat detail view nya, yang keluar adalah gambar sepatunya. Tidak ada navigasi untuk kembali ke situs tersebut. Web ini sederhana sekali, tidak seperti web jual beli lainnya yang biasa menyediakan shopping cart dan item yang ingin dibeli.

•    Error prevention : Sistem didesain sehingga mencegah pengguna melakukan kesalahan dalam penggunaan system. Bisa dilakukan dengan menggunakan pilihan konfirmasi.

Dalam web ini, sedikit sekali masukkan dari pengguna, kecuali untuk yang benar-benar ingin memesan produk, hubungi melalui telepon atau email. Pengguna sepertinya hanya diperkenankan melihat produk.

0

ANALISIS WEBSITE BELANJASEPATU.COM (Bagian Pertama)

Posted by sulmam07 on 26 June 2010 in Academic |

Web usability merupakan bahasan yang menarik untuk dikaji. Pernahkah Anda masuk ke sebuah website lalu anda bingung harus berbuat apa? Hal tersebut adalah user experience dari web usability. Menurut Jacob Nielsen, usability adalah sebuah atribut kualitas yang menilai tingkat kemudahan user interface untuk digunakan. Web usability merujuk kepada seberapa cepat seseorang belajar untuk menggunakan sesuatu, seberapa efisien penggunaannya, seberapa lama dapat diingat, berapa kesalahan yang dilakukan, dan berapa lama seseorang suka untuk menggunakannya (Jakob Nielsen ,Prioritizing Web Usability).

Usability didefenisikan melalui lima komponen, yaitu :

1.Learnability

Learnability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna untuk memenuhi task-task dasar  ketika pertama kali mereka melihat/menggunakan hasil perancangan.

2.Efficiency

Efficiency menjelaskan tingkat kecepatan pengguna dalam menyelesaikan task-task setelah mereka mempelajari hasil perancangan.

3.Memorability

Memorability menjelaskan tingkat kemudahan pengguna dalam menggunakan rancangan dengan baik, setelah beberapa lama tidak menggunakannya.

4.Errors

Errors menjelaskan jumlah error yang dilakukan oleh pengguna, tingkat kejengkelan terhadap error dan cara memperbaiki error.

5.Satisfaction

Satisfaction menjelaskan tingkat kepuasan pengguna dalam menggunakan rancangan.

Sebuah web dengan usability yang buruk akan ditinggalkan oleh penggunanya. Berikut ini adalah beberapa kondisi yang akan membuat pengguna meninggalkan sebuah web :

  • Web sulit digunakan.
  • Homepage tidak menjelaskan tentang apa yang ditawarkan oleh perusahaan dan apa saja yang dapat dilakukan oleh pengguna pada web tersebut.
  • Pengguna mendapatkan adanya kesalahan pada web.
  • Informasi web sulit dibaca dan tidak mampu menjawab pertanyaan-pertanyaan pengguna.

Copyright © 2010-2017 sulmam07's blog All rights reserved.
This site is using the Desk Mess Mirrored theme, v2.4, from BuyNowShop.com.